• Privacy Policy
Kirim Tulisan
Tulisan Saya
Logout
Properti Terbaru
Leaderboard Media Wanita
  • Home
  • Properti
  • Hunian
  • Infrastruktur
  • Arsitektur
  • Interior
  • Taman
  • Lifestyle
  • Lingkungan
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Kirim Tulisan
    • Tulisan Saya
    • Logout
Properti Terbaru
  • Home
  • Properti
  • Hunian
  • Infrastruktur
  • Arsitektur
  • Interior
  • Taman
  • Lifestyle
  • Lingkungan
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Kirim Tulisan
    • Tulisan Saya
    • Logout
No Result
View All Result
Properti Terbaru
No Result
View All Result
Home Pariwisata

Berburu Bau Nyale 2020 di Lombok Tengah

Redaksi by Redaksi
17 February 2020
in Pariwisata
0
Af9fd6106 8eaf 4773 8239 1662742383d4
203
VIEWS
Share on Facebook
Af9fd6106 8eaf 4773 8239 1662742383d4

Berita-Properti.com – Festival Pesona Bau Nyale 2020, sebuah festival yang mengemas khazanah budaya di Lombok merupakan  daya tarik bagi wisatawan. Festival yang digelar sejak 8 Februari silam, acara puncaknya diadakan di bibir Pantai Seger, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (15/02/20).

Sejak pukul 03.00 WITA masyarakat dan wisatawan sudah berkumpul di Pantai Seger yang juga dikenal sebagai salah satu destinasi selancar terbaik di Lombok ini. Mereka berkumpul untuk berburu Nyale, cacing warna-warni yang konon disebut sebagai perwujudan dari Putri Mandalika yang cantik nan anggun.

Baca Juga

jasa tebang pohon cikarang jasa tebang pohon di bekasi jasa tebang pohon di bogor jasa tebang pohon di bandung jasa tebang pohon di bali

PT Han Kusuma Utama Tunjukkan Profesionalisme Jasa Tebang Pohon di Jakarta Lewat Proyek McD Kebon Jeruk

2 April 2026
Rahmantyo Ghani Wicaksono

Inspektor Rumah Karya Rahmantyo Ghani Wicaksono Fokus Cegah Masalah Bangunan

2 April 2026
Kos Haji Deny

Kos Haji Deny Kos Murah Dekat Kampus di Lamongan, Lengkap dengan Parkir Luas dan Wi-Fi

3 January 2026
Industri Properti Syariah Era Digital

Antara Viral atau Halal: Ujian Berat Kejujuran di Industri Properti Syariah Era Digital dalam Penerapan “Maslahah Performa”

2 January 2026
Aec0dd9cf 40ef 45ee baca afdf8c523b1a

Para pemburu Nyale datang dari berbagai kalangan dan usia. Mulai dari anak-anak hingga dewasa, laki-laki maupun perempuan. Tidak mengindahkan dinginnya air laut, ribuan pemburu itu menceburkan diri ke pantai berkarang. Teriakan para pemburu beradu kencang dengan deburan ombak pantai Seger. Dengan lampu penerangan yang dipasang di kening atau senter di tangan, para pemburu dengan sigap mencari Nyale.

Proses menangkap Nyale sendiri dilakukan dengan menggunakan kayu berbentuk huruf ‘U’ yang diikat dengan jaring di belakangnya. Nyale yang bermunculan dari dalam karang itu kemudian diserok dengan jaring tersebut. Dibutuhkan kesabaran agar tangkapan Nyale banyak. Mengingat cacing ini cukup lincah dan licin.

A388bedc3 72a5 441b 8d44 6669d0c1e51e

Wujud Nyale sendiri begitu unik, berwarna-warni. Nyale juga mengandung protein yang tinggi sehingga sangat layak untuk dikonsumsi. Tak heran jika setelah menangkap, ada warga yang langsung memakannya. Tapi ada juga yang dibawa pulang dan dimasak untuk dimakan bersama keluarga.

Biasanya masyarakat memasaknya dengan cara dipepes dengan bungkus daun pisang. Kegiatan berburu Nyale baru usai setelah matahari terbit.

Nyale sendiri mempunyai cerita yang unik, menurut cerita rakyat, ada seorang putri cantik yang bernama Mandalika. Kabar kecantikan putri ini tersebar ke seluruh pelosok pulau, sehingga banyak pangeran yang jatuh cinta dan ingin menikahi sang putri.

Tak menginginkan terjadinya perang atau konflik karena diperebutkan oleh banyak pangeran, Mandalika memilih untuk terjun ke laut. Sebelum terjun ke Laut, ia sempat mengucapkan janji untuk mengunjungi rakyatnya dalam rupa/wujud Nyale. 

A27c2bbaa e4c2 44d6 9ddc da6bc9cd0500

Cacing laut tersebut hanya muncul satu tahun sekali dan dipercaya sebagai wujud kunjungan putri Mandalika untuk masyarakatnya. Dan dipercaya sebagai berkah hingga bagi masyarakat setempat juga  berkhasiat menyembuhkan penyakit.

Staf Ahli Menteri Bidang Reformasi Birokrasi dan Regulasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Ari Juliano Gema saat mengikuti prosesi Bau Nyale mengatakan, ini menjadi budaya dan atraksi yang unik sehingga menjadi daya tarik sendiri bagi wisatawan untuk datang ke Nusa Tenggara Barat.

“Festival Bau Nyale jadi cara efektif mempromosikan keindahan atraksi dan budaya di NTB. Sehingga mampu menjadi daya tarik bagi wisatawan untuk datang serta membantu menggerakan perekonomian masyarakat lokal,” ujar Ari Juliano.

Foto : Dok. Biro Komunikasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Share81Tweet51Share14Pin18SendShareShareShare2ShareShare
Redaksi

Redaksi

Berita Terkait

Babak Baru Dimulai, Visesa Ubud Resort Perkuat Kepemimpinan dengan Penunjukan Nanang Supriadi sebagai General Manager
Pariwisata

Babak Baru Dimulai, Visesa Ubud Resort Perkuat Kepemimpinan dengan Penunjukan Nanang Supriadi sebagai General Manager

10 October 2025
Graceful Ramadan MOments di Mandarin Oriental, Jakarta
Berita

Graceful Ramadan MOments di Mandarin Oriental, Jakarta

27 March 2025
‘Perjalanan Bijak’ Membuat Lebih Banyak Wisatawan Menetap
Berita

‘Perjalanan Bijak’ Membuat Lebih Banyak Wisatawan Menetap

2 March 2025
Facebook Twitter Instagram Youtube LinkedIn Pinterest

©2025 Properti Terbaru

No Result
View All Result
  • Home
  • Properti
  • Hunian
  • Infrastruktur
  • Arsitektur
  • Interior
  • Taman
  • Lifestyle
  • Lingkungan
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Kirim Tulisan
    • Tulisan Saya
    • Logout

©2025 Properti Terbaru