• Privacy Policy
Kirim Tulisan
Tulisan Saya
Logout
Properti Terbaru
Large Leaderboard Satu Rumah
  • Home
  • Properti
  • Hunian
  • Infrastruktur
  • Arsitektur
  • Interior
  • Taman
  • Lifestyle
  • Lingkungan
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Kirim Tulisan
    • Tulisan Saya
    • Logout
Properti Terbaru
  • Home
  • Properti
  • Hunian
  • Infrastruktur
  • Arsitektur
  • Interior
  • Taman
  • Lifestyle
  • Lingkungan
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Kirim Tulisan
    • Tulisan Saya
    • Logout
No Result
View All Result
Properti Terbaru
No Result
View All Result
Home Berita

‘Perjalanan Bijak’ Membuat Lebih Banyak Wisatawan Menetap

Redaksi by Redaksi
2 March 2025
in Berita, Pariwisata
0
‘Perjalanan Bijak’ Membuat Lebih Banyak Wisatawan Menetap
108
VIEWS
Share on Facebook

Berita-Properti.com – Kini banyak wisatawan mencari penginapan yang tidak hanya menambah pengalaman liburan mereka, tetapi juga mengedepankan budaya dan adat istiadat setempat sambil menonjolkan kelestarian lingkungan.

Wisatawan bijak ini, telah tercermin dalam lebih dari 12.000 responden pada survei akomodasi terbesar di dunia – SiteMinder’s Changing Traveller Report 2025 – yang menunjukkan langkah terbaik bagi hotel dan penyedia akomodasi lain yang mencari cara mempertahankan dan mengembangkan bisnis.

Hal ini dapat memaksa wisatawan untuk pergi dan menjelajah sebanyak mungkin tempat untuk memaksimalkan setiap uang yang mereka keluarkan untuk liburan. Namun, di tengah meningkatnya biaya hidup, banyak wisatawan yang menolak anggapan ini dan tetap tinggal di hotel.

Baca Juga

Tarif Kamar Hotel Naik Jelang Grand Prix Mandalika

Tarif Kamar Hotel Naik Jelang Grand Prix Mandalika

11 September 2025
Asana Residence Cibubur Untuk Generasi Milenial Dinamis

Asana Residence Cibubur Untuk Generasi Milenial Dinamis

21 July 2025
a66ff1656 43b0 4693 bccc a6dedd48e945

Bisnis Properti  INPP Terus Berkembang

14 March 2025
Terinspirasi Rumah Bali, OXO Group  Perkenalkan Konsep Wellness Living

Terinspirasi Rumah Bali, OXO Group  Perkenalkan Konsep Wellness Living

25 February 2025

Lebih dari separuh wisatawan yang disurvei oleh SiteMinder memperkirakan akan menghabiskan “sebagian besar waktu” atau “waktu yang cukup lama” di hotel mereka pada tahun 2025, meningkat 1,5% dari tahun ke tahun. Angka ini meningkat menjadi hampir 80% di kalangan wisatawan Indonesia.

Keputusan ini paling banyak terlihat di kalangan wisatawan internasional, dengan 29% berencana untuk menghabiskan sebagian besar waktu mereka di hotel, dibandingkan dengan 11% orang yang merencanakan perjalanan domestik.

Baca juga : SiteMinder Raih Berbagai Penghargaan pada HotelTechAwards 2025

Meskipun memiliki reputasi yang lebih berjiwa petualang, generasi yang lebih muda memimpin tren ini, dengan Gen Z (18-27 tahun) dan Milenial (28-43 tahun) berencana menghabiskan lebih banyak waktu di hotel mereka dibandingkan Gen X (44-59 tahun), Baby Boomers (60-78 tahun) atau Silent Generation (79-96 tahun).

Setelah berjam-jam di kursi pesawat, layanan spa (37%) menduduki peringkat teratas dalam daftar keinginan wisatawan untuk pengalaman menginap di tempat wisata. Kuliner dan mencicipi anggur (35%), pertunjukan live music (35%), dan kelas yoga atau meditasi (18%) juga berada di urutan atas.

Selain dimanjakan dengan makanan dan hiburan, wisatawan juga menyukai pelatihan keterampilan dan pengalaman mendalam yang spesifik untuk daerah yang mereka kunjungi. Kelas memasak tradisional (22%), tarian tradisional dan sesi mendongeng (16%), memetik buah atau berkebun (16%), kelas bahasa (14%), dan kursus ahli (13%) adalah beberapa penawaran menginap yang paling banyak dicari.

Mengistirahatkan pikiran dan tubuh juga penting. Mempelajari cara untuk mendapatkan tidur yang nyenyak menjadi salah satu agenda utama, dengan 16% wisatawan mencari program peningkatan kualitas tidur.

Apa yang dicari wisatawan dalam pengalaman menginap dapat bervariasi, tergantung dari mana mereka berasal. Sebagai contoh, di antara negara yang disurvei, SiteMinder menemukan bahwa wisatawan Indonesia sangat mengutamakan pertunjukan live music (51%), wisatawan Thailand paling tertarik dengan kuliner dan mencicipi anggur (61%) dan wisatawan India paling menyukai peningkatan kualitas tidur (33%).

Baca juga : SiteMinder Bermitra dengan IDeaS

Daftar hotel dan resort besar menyamai hostel dan motel hemat (18%) sebagai jenis penginapan yang menurut mayoritas wisatawan akan mereka pilih dalam perjalanan mendatang. Dan, orang yang lebih muda lebih cenderung mencari pilihan penginapan hemat dibandingkan dengan mereka yang berusia menengah hingga pensiun, yang mungkin memiliki pendapatan yang lebih tinggi atau lebih banyak menyimpan uang di tabungan mereka.

Sebaliknya, lebih banyak Gen Z (58%) dan Milenial (57%) yang berniat untuk berbelanja lebih banyak untuk perjalanan mereka berikutnya daripada tahun lalu dibandingkan dengan Gen X (35%) atau Baby Boomers (28%), dengan mayoritas dari dua kelompok usia yang disebut terakhir ini berencana untuk menghabiskan jumlah yang sama atau lebih sedikit untuk menginap daripada tahun lalu.

Perbedaan ekonomi dan budaya secara umum di antara berbagai negara juga memengaruhi pencarian penginapan. Warga Australia menekankan kembali kecintaan mereka pada alam bebas dengan menjadi yang paling terbuka untuk memesan taman liburan dan tempat berkemah (11%).

Sementara itu, wisatawan Indonesia (22%) lebih memilih untuk memesan hotel hemat, sedangkan wisatawan Tiongkok (35%) dan Singapura (32%) paling tertarik dengan hotel berkonsep atau hotel mewah.

Wisatawan juga memprioritaskan lingkungan dalam pilihan penginapan mereka. Baik itu tempat berkemah atau resort mewah, tujuh dari sepuluh wisatawan bersedia membayar lebih mahal untuk penginapan yang ramah lingkungan. Di antara orang Indonesia, angka ini meningkat menjadi 95% – tertinggi di antara negara lainnya.

Baca juga : SiteMinder Canangkan Kemitraan Dengan Cloudbeds

“Terlepas dari keterbatasan anggaran, wisatawan yang sadar akan pengeluaran bersedia mengeluarkan uang untuk hal-hal yang penting dan sesuai dengan nilai-nilai mereka, termasuk membayar biaya tambahan untuk semua jenis penginapan yang ramah lingkungan,” ujar Rio Ricaro, Country Manager, SiteMinder Indonesia.

Di antara faktor-faktor yang menurut wisatawan akan mendorong mereka untuk kembali ke sebuah penginapan, banyak yang memilih momen atau pengalaman yang tak terlupakan di tempat (37%) – seperti makanan dan minuman, layanan spa atau acara – dengan orang Indonesia memimpin sebanyak 49%.

Hubungan yang erat dengan budaya atau komunitas lokal juga disukai, dengan 20% wisatawan menyebutnya sebagai faktor penting.

Ricaro mengatakan, “Wisatawan tahun 2025 menginginkan hotel-hotel untuk melakukan hal-hal mendasar dengan benar, sekaligus menawarkan lebih. Di sinilah ekspektasi dari wisatawan yang sadar akan kebutuhannya berperan.”

“Meskipun kenyamanan memang penting, hotel juga harus menekankan nilai akomodasi yang terintegrasi erat dengan suatu area daripada terpisah dari area tersebut.”

 

 

 

Tags: Baby BoomersGen XGen ZHotelMilenialSilent GenerationSiteminderwisatawan
Share43Tweet27Share8Pin10SendShareShareShare1ShareShare
Redaksi

Redaksi

Berita Terkait

Babak Baru Dimulai, Visesa Ubud Resort Perkuat Kepemimpinan dengan Penunjukan Nanang Supriadi sebagai General Manager
Pariwisata

Babak Baru Dimulai, Visesa Ubud Resort Perkuat Kepemimpinan dengan Penunjukan Nanang Supriadi sebagai General Manager

10 October 2025
Sinar Mas Land Kembali Raih Penghargaan
Berita

Sinar Mas Land Kembali Raih Penghargaan

25 August 2025
Modernland Realty Raih Hubexo Asia Awards 2025
Berita

Modernland Realty Raih Hubexo Asia Awards 2025

18 August 2025
Please login to join discussion
Facebook Twitter Instagram Youtube LinkedIn Pinterest

©2025 Properti Terbaru

No Result
View All Result
  • Home
  • Properti
  • Hunian
  • Infrastruktur
  • Arsitektur
  • Interior
  • Taman
  • Lifestyle
  • Lingkungan
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Kirim Tulisan
    • Tulisan Saya
    • Logout

©2025 Properti Terbaru