• Privacy Policy
Kirim Tulisan
Tulisan Saya
Logout
Berita Properti
Large Leaderboard Satu Rumah
  • Home
  • Properti
  • Hunian
  • Infrastruktur
  • Arsitektur
  • Interior
  • Taman
  • Lifestyle
  • Lingkungan
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Kirim Tulisan
    • Tulisan Saya
    • Logout
Berita Properti
  • Home
  • Properti
  • Hunian
  • Infrastruktur
  • Arsitektur
  • Interior
  • Taman
  • Lifestyle
  • Lingkungan
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Kirim Tulisan
    • Tulisan Saya
    • Logout
No Result
View All Result
Berita Properti
No Result
View All Result
Home Berita

Garuda Wisnu Kencana,  Landmark Kawasan Budaya

Redaksi by Redaksi
15 October 2021
in Berita
0
Garuda Wisnu Kencana,  Landmark Kawasan Budaya
81
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

 

 

Berita-Properti.com – Kenari Djaja dan Majalah Asrinesia, bekerja sama dengan Ikatan Ahli Rancang Kota Indonesia (IARKI) menyelenggarakan seminar online berupa Garuda Wisnu Kencana, Landmark Kawasan Budaya, (14/10/2021).

Baca Juga

Architalks untuk Jakarta yang Lebih Hijau

Architalks untuk Jakarta yang Lebih Hijau

5 August 2025
Perpustakaan Ramah Anak di Bali

Perpustakaan Ramah Anak di Bali

27 July 2025
Signify Foundation hadirkan cahaya dan harapan bagi 10 juta jiwa

Signify Foundation hadirkan cahaya dan harapan bagi 10 juta jiwa

11 July 2025
Granito Satukan Langkah Berinovasi Bersama Mitra Setia

Granito Satukan Langkah Berinovasi Bersama Mitra Setia

9 July 2025

Seminar online ini menampilkan nara sumber Dr. Ir. Danang Priatmodjo, M.Arch (Ahli Rancang Kota), Ir. Chiquita M. Pitono (Arsitek Profesiaonal), dan Dr (HC) Nyoman Nuarta (Seniman Pematung), dan Dr. Ir. Hadi Prabowo,MT (Ketua Umum Ikatan Ahli Rancang Kota Indonesia).

Seminar  dihadiri lebih dari 350 peserta, terdiri dari kalangan profesi Arsitek, Arsitek Perkotaan, Arsitek Lanskap, Seniman patung, Pengampu daerah dan masyarakat umum.

Dalam seminar ini, Dr. Ir. Hadi Prabowo, MT, Ketua Umum Ikatan Ahli Rancang Kota Indonesia (IARKI) menyatakan, bangunan monumen berbentuk patung menjadikan wajah kota semakin menarik dan berbudaya yang membanggakan warganya. Karya patung-patung berukuran raksasa yang melengkapi ruang terbuka kota terasa fenomenal dalam satu dekade terakhir sebagai elemen penyeimbang antara pembangunan gedung dan ruang terbuka hijau.

“Vibrasi monumen Garuda Wisnu Kencana (GWK) yang ditempatkan pada ruang terbuka di Pulau Bali tidak hanya menarik wisatawan, tapi juga para kolektor seni yang melihat replikanya sebagai obyek baru investasi yang memiliki peluang bisnis.

GWK yang indah desain dan kebesaran skalanya, dibangun secara harmoni dengan lingkungannya sebagai Landmark / tenger yang sangat populer di kawasan budaya Jimbaran,”  tutur Hadi Prabowo.

adb687ffd-01b7-4519-a924-7bc1e62d7b41

Danang Priatmodjo menuturkan, kehadiran patung-patung raksasa pengisi ruang terbuka dalam satu dekade terakhir, menunjukan  fenomena kota yang makin berbudaya. Selain itu, bagaimana ruang kota bisa menerima kehadiran sebuah monumen sebagai Landmark yang membanggakan. “Kehadiran elemen kota bukan visual semata, tetapi harus berdampak bagi kehidupan masyarakat dan lingkungannya,” tutur Danang.

Bangunan monumenpun harus serasi antar wujud arsitektur dengan fungsinya. Hal itu  disampaikan Arsitek Chiquita M. Pitoyo, IAI, dari konsultan Arkitekton Lima yang terlibat dalam merancang pedestal Garuda Wisnu Kencana.

Pembicara terakhir, seniman patung Nyoman Nuarta, yang keahliannya tidak diragukan membuat patung berskala besar dengan menggunakan tembaga (cooper) dan teknologi modern. Keahlian Nyoman    telah diakui Fakultas Senirupa ITB dengan menganugerahkan gelar Doktor Kehormatan ini.

Di seminar ini Nyoman menceritakan awal mulanya berdirinya Patung Garuda Wisnu Kencana, sosok burung Garuda yang ditunggangi Dewa Wisnu dalam ukuran raksasa ini.  Kala menciptakan masterpiece-nya ini dan tampil sebagai Artscape di ruang terbuka, Nyoman sudah mempertimbangkan segalanya.

Pembahasan elemen kota ini dipandu oleh moderator Arsitek Lanskap Ir. Iwan Ismaun, MT dari Ikatan Arsitek Lanskap Indonesia (IALI) yang mengerti benar posisi sebuah Landmark pada ruang terbuka hijau. Iwan berharap peserta seminar  bisa mendapat pengalaman menerima kehadiran Landmark yang bernuansa budaya.

 

 

 

 

 

 

 

 

    Tags: ArkitektonArtscapeBaliGaruda Wisnu KencanaIkatan Ahli Rancang Kota IndonesiaIkatan Arsitek Lanskap IndonesiaITB
    ShareTweetPin
    Redaksi

    Redaksi

    Berita Terkait

    Berita-Properti.com, portal berita properti dan infrastruktur komunitas pertama di Indonesia yang menghadirkan solusi modern dan efisien untuk publikasi press release secara gratis dan mudah
    Berita

    Kuno! Hari Gini Masih Kirim Press Release Properti Lewat Email? Tinggalkan Cara Lama dan Publikasikan Sendiri Secara Gratis di Berita-Properti.com

    21 May 2026
    Sinar Mas Land Kembali Raih Penghargaan
    Berita

    Sinar Mas Land Kembali Raih Penghargaan

    25 August 2025
    Modernland Realty Raih Hubexo Asia Awards 2025
    Berita

    Modernland Realty Raih Hubexo Asia Awards 2025

    18 August 2025
    Please login to join discussion
    Facebook Twitter Instagram Youtube LinkedIn Pinterest

    ©2025 Berita Properti

    No Result
    View All Result
    • Home
    • Properti
    • Hunian
    • Infrastruktur
    • Arsitektur
    • Interior
    • Taman
    • Lifestyle
    • Lingkungan
    • Kirim Tulisan
      • Login
      • Akun Saya
      • Kirim Tulisan
      • Tulisan Saya
      • Logout

    ©2025 Berita Properti