• Privacy Policy
Kirim Tulisan
Tulisan Saya
Logout
Berita Properti
Leaderboard Media Wanita
  • Home
  • Properti
  • Hunian
  • Infrastruktur
  • Arsitektur
  • Interior
  • Taman
  • Lifestyle
  • Lingkungan
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Kirim Tulisan
    • Tulisan Saya
    • Logout
Berita Properti
  • Home
  • Properti
  • Hunian
  • Infrastruktur
  • Arsitektur
  • Interior
  • Taman
  • Lifestyle
  • Lingkungan
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Kirim Tulisan
    • Tulisan Saya
    • Logout
No Result
View All Result
Berita Properti
No Result
View All Result
Home Berita

Yori Antar dan Umbu Landu Parangi Terima Akademi Jakarta 2019

Redaksi by Redaksi
17 December 2019
in Berita
0
A DNS1148

Arsitek Yori Antar dan sastrawan Umbu Landu Paranggi yang diwakili oleh putranya, Umbu Wulang, menerima Penghargaan Akademi Jakarta 2019 di Teater Kecil, Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Senin (16/12/2019). Penghargaan diberikan langsung oleh Ketua Akademi Jakarta Taufik Abdullah

12
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
A DNS1148
(Ki-ka), Ketua Akademi Jakarta Taufik Abdullah, sastrawan Umbu Landu Paranggi yang diwakili oleh putranya, Umbu Wulang, arsitek Yori Antar, dan Ketua Dewan Juri Riris K. Toha Sarumpaet. Sesaat setelah pemberian Penghargaan Akademi Jakarta 2019 di Teater Kecil, Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Senin (16/12/2019).

Berita-Properti.com – Penghargaan Akademi Jakarta adalah penghargaan untuk ’pencapaian sepanjang hayat’ di bidang humaniora. Pada tahun 2019 ini Penghargaan Akademi Jakarta diberikan kepada Arsitek Gregorius Antar Awal (Yori Antar) dan sastrawan Umbu Landu Paranggi atas pencapaian sepanjang hayat mereka. Penghargaan ini diberikan atas kegigihan Yori melestarikan arsitektur Nusantara dan penghormatan atas jasa Umbu membina sastra Indonesia selama 50 tahun.

Pemberian Penghargaan Akademi Jakarta 2019 disampaikan Ketua Akademi Jakarta Taufik Abdullah kepada Yori Antar dan Umbu Landu Paranggi yang diwakili putranya, Umbu Wulang Tanaamahu Paranggi, di Teater Kecil, Taman Ismail Marzuki,  (16/12/2019) sore. Juri Penghargaan Akademi Jakarta 2019 terdiri dari Danton Sihombing, Jean Couteau, Maman S Mahayana, Sunaryo, yang diketuai oleh Riris K Toha Sarumpaet.

AA DNS1142

Yori Antar (57), lulus dari Fakultas Teknik Jurusan Arsitektur Universitas Indonesia 1989 adalah arsitek yang memiliki kepedulian tinggi terhadap kekayaan budaya dan kearifan lokal yang tecermin dari arsitektur-arsitektur suku-suku Nusantara. Ia gigih menggali ilmu arsitektur lokal

Baca Juga

Penyerahan simbolis kepada Biang Sayu bersama tim Nuanu Creative City, Nuanu Social Fund dan Luna Beach Club. Kredit FOTO: Nuanu Creative City

Nuanu Creative City Perkuat Komitmen Dampak Sosial melalui Pembangunan Kembali Rumah Warga di Tabanan

12 June 2026
Vyorelle Vireya BSD City

 Vyorelle, Klaster Hunian Terbaru di Vireya BSD City, Raih Antusiasme Positif Pasar

10 June 2026
Island Villa: Hunian Ultra-Luxury Terbaru di NavaPark BSD City

Island Villa: Hunian Ultra-Luxury Terbaru di NavaPark BSD City

4 June 2026
Ayo Publikasikan Press Release Properti Anda di Berita-Properti.com

Ayo Publikasikan Press Release Properti Anda di Berita-Properti.com: Portal Berita Komunitas Properti Pertama di Indonesia

31 May 2026

Yori, memusatkan perhatian dan tenaga kreatifnya pada pelestarian, pemahaman, penggalian, pendokumentasian, dan membangun rumah-rumah adat yang terancam punah dengan menggandeng sponsor serta pihak-pihak yang memiliki kepedulian

Sejak 2008, Yori merintis Gerakan Rumah Asuh yang fokus menciptakan citra baru dari arsitektur lokal sebagai kekayaan budaya bangsa yang khas dan sarat akan kearifan lokal. Di sejumlah tempat, seperti Sumba, Nias, Flores, Kalimantan, Papua, Minangkabau, dan Sumatera Utara, ia gencar membangun kembali rumah-rumah adat yang nyaris punah. Yang terbaru Yori sedang mengadakan pendampingan Suku Dayak Iban di Sungai Utik, untuk bisa mempertahankan karakter, tradisi dan juga kepercayaan tradisional. Nantinya akan di bangun Rumah Panjang (rumah budaya) dan gereja yang nantinya mampu menjadi  representasi dari karakter dan tradisi Suku Dayak Iban.

Gerakan Rumah Asuh  telah menciptakan citra baru arsitektur lokal sebagai kekayaan budaya bangsa yang khas dan tidak dimiliki bangsa lain di dunia. Gerakan yang melawan arus pasar namun inspiratif itu telah memberi dampak positif dan luas.

Dintaranya, lahirnya rasa bangga masyarakat adat pada kekayaan budayanya sendiri;  Tumbuhnya rasa percaya diri pada segala yang lokal dan tradisional yang mempunyai kelebihannya sendiri; Bangkitnya kesadaran bahwa di tengah derasnya arus globalisasi, yang lokal dan tradisional mempunyai tempatnya sendiri:  Adanya kemungkinan dipakai sebagai pintu masuk bahan pengayaan pembelajaran di sekolah  tentang produk budaya lokal: Sebagai salah satu bahan “merumuskan” kembali konsep kebudayaan Indonesia: Timbulnya ketertarikan mahasiswa jurusan arsitektur (di Indonesia) untuk mempelajari arsitektur tradisional Indonesia; Terbukanya kesadaran arsitek Indonesia akan betapa berharganya arsitektur tradisional Indonesia, dan Terbukanya mata dunia akan potensi kejeniusan arsitektur tradisional Indonesia.

Yori  ingin masyarakat Indonesia hidup serta menyadari keindonesiaan dan kekayaan budayanya melalui arsitektur yang secara nyata adalah cerminan diri dan jiwanya, yang lahir dari alam yang membangun dan membesarkannya.

A DNS1170

Umbu Wulang Landu Paranggi (76),  lahir di Kananggar, Waingapu, Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur. Kuliah di Jurusan Sosiatri, Fakultas Sosial Politik, Universitas Gadjah Mada dan Fakultas Hukum, Universitas Janabadra.

Sejak di bangku SMP, puisi-puisinya sudah terbit di media-media nasional. Umbu giat membuat berbagai apresiasi sastra di sepanjang emperan Jalan Malioboro hingga mendapatkan julukan ”Presiden Malioboro”. Bersama sejumlah sastrawan, ia juga mendirikan Persada Studi Klub (PSK) yang kemudian berkembang pesat menjadi wadah apresiasi, kreasi, dan kompetisi para sastrawan muda.

Atas dedikasinya pada dunia kesusastraan, Umbu pernah dianugerahi beberapa penghargaan. Antara lain Anugerah Kebudayaan 2018 dari Fakultas Ilmu Budaya, Univestitas Indonesia, Anugerah Dharma Kusuma 2018 dari Pemerintah Provinsi Bali, Penghargaan Pengabdian pada Dunia Sastra dari Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan pada tahun 2019. Namun, Umbu tidak pernah mau hadir pada saat penganugerahan penghargaan tersebut. Hingga kini Umbu menetap di Bali dan aktif membina komunitas Jatijagat Kampung Puisi.

Umbu sesunguhnya tidak mencetak barisan penyair, namun memberikan sentuhan puisi kepada jiwa setiap muridnya. Bagi Umbu, menjadi penyair atau bukan, itu adalah soal pilihan hidup. Umbu selalu menekankan, profesi apa pun yang ditekuni murid-muridnya, maka wawasan dan apresiasi puisi wajib hadir dalam diri mereka, sehingga terbit jiwa-jiwa kreatif dalam menjalani kehidupan puisi.

    ShareTweetPin
    Redaksi

    Redaksi

    Berita Terkait

    Berita-Properti.com, portal berita properti dan infrastruktur komunitas pertama di Indonesia yang menghadirkan solusi modern dan efisien untuk publikasi press release secara gratis dan mudah
    Berita

    Kuno! Hari Gini Masih Kirim Press Release Properti Lewat Email? Tinggalkan Cara Lama dan Publikasikan Sendiri Secara Gratis di Berita-Properti.com

    21 May 2026
    Sinar Mas Land Kembali Raih Penghargaan
    Berita

    Sinar Mas Land Kembali Raih Penghargaan

    25 August 2025
    Modernland Realty Raih Hubexo Asia Awards 2025
    Berita

    Modernland Realty Raih Hubexo Asia Awards 2025

    18 August 2025
    Facebook Twitter Instagram Youtube LinkedIn Pinterest

    ©2025 Berita Properti

    No Result
    View All Result
    • Home
    • Properti
    • Hunian
    • Infrastruktur
    • Arsitektur
    • Interior
    • Taman
    • Lifestyle
    • Lingkungan
    • Kirim Tulisan
      • Login
      • Akun Saya
      • Kirim Tulisan
      • Tulisan Saya
      • Logout

    ©2025 Berita Properti